Mengganti Batere UPS Rack Server

Sudah beberapa bulan terakhir server di kantor tidak mendapat support UPS dengan memadai. Bila listrik PLN mati, maka serverpun langsung drop. Meminta pergantian dari Kantor Pusat rasanya hampir tidak mungkin bisa dipenuhi, bila pun bisa, waktu yang dibutuhkan pasti lama.

Namun kejadian Minggu kemarin, UPS menjerit terus tidak berhenti, bahkan sama sekali tidak dapat meneruskan arus listrik dari PLN. Akibatnya sangat kritis, server tidak dapat dihidupkan. Padahal dalam waktu dekat kami mengenghadapi pekerjaan yang membutuhkan layanan dan data yang tersedia di server.

Dengan modal sedikit nekad dan teori / asumsi bahwa:

  • Di dalam UPS pasti ada beberapa battere / accu / aki kering
  • Aki kering tsb sudah tidak dapat di-charge
  • Jika aki diganti dengan yang spec yang sama, seharusnya UPS akan berjalan normal kembali

Nah, berdasarkan asumsi tersebut, kami terpaksa berhati-hati membongkar UPS. Langkah demi langkah kami catat. Mur dan baud disimpan di tempat yang aman. Slot kabel dicatat warnyanya, terhubung dari mana ke mana.

Untungnya ternyata asumsi pertama benar. Di dalam UPS terdapat 3 buah aki kering yang dirangkai secara seri, masing-masing berukuran 12V 7.2 Ah.

screenshot-at-2017-09-02-092624

Segera kami berburu aki kering ke pertokoan yang banyak menjual komputer dan aksesoris. Sayangnya, di kota Cirebon tidak ada satupun yang menyediakan jenis aki tersebut. Bahkan sempat mampir ke toko yang khusus menjual aki kendaraan, dan mendapat jawaban “tidak ada aki seperti itu disini, harus pesan ke Jakarta.”

Akhirnya kami sepakat untuk berbelanja online saja, namun memilih yang sistem pembayarannya bergaransi dan aman. Dari beberapa toko yang ditemukan, mereka memasang harga yang cukup bervariasi. Kami memilih yang murah dan reputasinya bagus. Alhamdulillah, hanya berselang 1 hari, barang sudah diterima.

Setelah dirakit sesuai catatan sambungan kabel-kabel sebelumnya, aki baru yang sudah dimasukkan ke UPS siap diuji coba. Hasilnya, Alhamdulillah bekerja sesuai dengan yang diharapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *